Hitam

dewi

mencabut setangkai panah

hitam

mengusap darah

bagai petani

memetik

menuai padi

dewi

memeluk jasad merah

hitam

beriring rintih

bagai himne

meranggas

mengejar sepi

dewi

mencium tanah nainawa

hitam

menangis sedih

bagai gembel

mengggigil

menunggu pagi

dewi

memakai kain kerudung

hitam

melambai lirih

bagai ombak

menggeliat

mencapai tepi

dewi

menarik lonceng kematian

hitam

mengantar kasih

bagai halilintar

menyambar

memecah mimpi

dewi

membaca sekuntum syair

hitam

meratapi cinta

bagai buhulan

memudar

menjauhi mentari

dewi

memetik sitar tembang

hitam

mengalun pedih

bagai gerimis

menetes

menusuk pori

dewi

merajut samudera pasir

hitam

melabuhkan buih

bagai seniman

melukis

memahat jati

Satu Tanggapan ke “Hitam”

  1. nia nata Berkata:

    Aku ngga tau mas kamu nulis apaan. Maaf mungkin saya yang bego.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.